Senin, 12 November 2012

makalah teory pemberdayaan masyarakat


MAKALAH TEORI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
NASI GANDUL KHAS PATI



Disusun Oleh:
NAMA    :ILHAM
NIM        : F1A011048 
ASAL      : PATI

 KEMENTRIAN  PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
                                               PURWOKERTO
2012

BAB 1

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Berbicara mengenai pemberdayaan masyarakat memang hal yang menarik untuk kondisi mayarakat pada zaman sekarang. Memang masyarakat di Indonesia dengan berbagai macam suku, ras dan etnik menjadikan masyarakat Indonesia sangat kaya dengan kebudayaannya masing-masing. Dalam hal ini, penulis membahas megenai salah satu hasil dari kekayaan budaya yang ada di Indonesia yang terdapat di Kabupaten Pati mengenai makanan khas asal Pati yang apabila dikembangkan maka potensinya sangat bermanfaat untuk mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Pati.
Kabupaten Pati terletak di daerah pantai utara pulau Jawa dan di bagian timur dari Propinsi Jawa Tengah. Sebagian besar wilayah Kabupaten Pati adalah dataran rendah. Bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora yang terdapat rangkaian Pegunungan Kapur Utara. Bagian barat laut  berbatasan dengan Kabupaten Kudus dan Kabupaten Jepara yang berupa perbukitan. Ibukota Kabupaten Pati terletak tengah-tengah wilayah kabupaten, berada di jalur pantura Semarang-Surabaya, sekitar 75 km sebelah timur Semarang. Jalur ini merupakan jalur ramai yang menunjukkan diri sebagai jalur transit. Sehingga, dengan banyaknya orang yang transit di Kabupaten Pati, hal ini menjadi peluang yang cukup bagus untuk mengembangkan usaha masyarakat di wilayah Kabupaten Pati yang salah satunya dengan menjual masakan khas yang sangat lezat dan unik yang cuma ada di Kabupaten Pati.


BAB II

PEMBAHASAN

Bercerita tentang kota asal saya tidak lengkap rasa kalau kita tidak mengetahui tentang ciri khas apa saja di daerah saya seperti makanannya, wisata alamnya dan lain-lain. Kota Pati tentu identik dan lekat dengan nasi gandul, masakan khas dari kota Pantura ini. Sebenarnya, tak hanya nasi gandul yang melegenda dari kota asal Si Roro Mendut ini. Ada soto kemiri (asalnya dari Desa Kemiri) dan gethuk runting (asalnya dari Desa Runting). Namun, yang paling kesohor yah memang nasi gandul ini.
Pertama saya akan memberitahu makanan yang menjadi ciri khas kota Pati Jawa Tengah.


Gambar 1. Nasi gandul

Makanan yang menjadi ciri khas kota Pati Jawa Tengah adalah nasi gandul dan soto kemiri. Kedua makanan khas kota Pati atau biasa disebut juga sebagai kota Bumi Mina Tani ini memang telah akrab dengan masyarakat Pati dan sekitarnya. Bahkan, belakangan ini orang Jakarta atau luar Pulau Jawa telah kenal dengan kedua makanan ini.
Pertama kita bahas mengenai nasi gandul terlebih dahulu. Almarhum Pak Melet, yang hingga kini dipercaya sebagai orang yang memopulerkan nasi gandul ini. Memang, Pak Melet sendiri bukanlah pedagang pertama nasi gandul. Awalnya, di tahun 1950-1960-an, para penjual nasi gandul berjalan kaki sambil menggotong pikulan yang berisi kendil (kuali) kuah gandul di satu sisi, dan bakul nasi di sisi lainnya. Nama nasi gandul berawal dari seorang penjajah Belanda menyebut nadi gandul karena dulu awalnya nasi gandul dijual berkeliling dengan cara dipikul. oleh karena itu si penjajah menyebutnya gandul(menggantung). Dari segi rasanya, nasi gandul hampir sama seperti nasi rawon. Namun, penyajiannya agak berbeda, yakni piring yang dijadikan untuk tempat kita makan nasi gandul tersebut dilapisi dengan daun pisang dan masakan yang kuahnya mirip semur itu setelah dicampur dengan racikan rempah-rempah dan dipadu dengan daging sapi dihargai Rp 6.000/porsinya,
Selain nasi gandul yang menjadi andalan dari Pati juga ada produk-produk lainnya yang tidak kalah uniknya yaitu soto kemiri.


Gambar 2. Soto Kemiri
Selain nasi gandul Kota Pati juga masih mempunyai makanan khas yang lain yaitu soto kemiri. Banyak orang mengira bahwa soto kemiri berasal dari bumbu yang berbahan kemiri, tapi ternyata tidak. Sesuai dengan namanya, soto kemiri berasal dari desa Kemiri. Tak seperti yang lain, soto kemiri mempunyai perbedaan dalam hal pembuatannya. Sebelum disajikan, soto kemiri dibuat dengan cara mengopyok semua bahan yang akan disajikan. Dengan cara pembuatan seperti ini, inilah yang membuat soto kemiri terasa berbeda dengan soto dari kota lain. Soto kemiri biasanya disajikan dengan ayam goreng garing dan gorengan-gorengan lain. Dewasa ini, soto kemiri juga banyak ditemui di kota besar lain selain di Pati.
Soto kemiri pun tak jauh berbeda dengan nasi gandul. Makanan dengan ciri khas dikopyok (mencampur kuah dengan nasi berulang kali dalam mangkuk) itu, juga diminati banyak kalangan. Biasanya soto itu disajikan dengan ayam goreng. Selain itu bisa juga dinikmati dengan telur puyuh. Satu porsi soto kemiri hanya ditawarkan Rp 5.000.
Kedua makanan diatas telah mendapat rekomendasi dari wartawan kuliner yang terkenal yaitu oleh Bondan Winarno. Menurutnya Sajian ini merupakan kombinasi dari dua masakan yang masing-masing dimasak dengan bumbu sangat kaya.
·         Elemen pertama adalah empal daging sapi (juga termasuk jeroan) yang dimasak dalam bumbu-bumbu harum, kemudian digoreng sebentar. Empalnya sudah gurih bila dimakan begitu saja.
·         Elemen kedua adalah kuah santan yang juga sangat gurih. Rasa jintan dan ketumbar mencuatkan citarasa gulai atau kari India. Sedangkan lengkuas dan bawang putih mewakili unsur-unsur soto yang populer di Jawa. Diperkaya dengan bumbu-bumbu lain, diikat dengan santan yang membuatnya sungguh mak nyus. 




BAB III

PENUTUP

KESIMPULAN
Pemberdayaan masyarakat pada zaman sekarang memang sangatlah penting karena persaingan yang makin ketat dalam bidang apapun. Kabupaten Pati terletak di pesisir utara dari Pulau Jawa. Sebagian besar wilayah Kabupaten Pati adalah dataran rendah. Makanan yang menjadi ciri khas kota Pati Jawa Tengah adalah nasi gandul dan soto kemiri. Dari segi rasanya, nasi gandul hampir sama seperti nasi rawon. Namun, penyajiannya agak berbeda, yakni piring yang dijadikan untuk tempat kita makan nasi gandul tersebut dilapisi dengan daun pisang dan masakan yang kuahnya mirip semur itu setelah dicampur dengan racikan rempah-rempah dan dipadu dengan daging sapi. Selain nasi gandul Kota Pati juga masih mempunyai makanan khas yang lain yaitu soto kemiri. Kedua makanan diatas telah mendapat rekomendasi dari wartawan kuliner yang terkenal yaitu oleh Bondan Winarno. Nasi gandul dan soto kemiri benar-benar merupakan produk asli dari daerah Pati yang sangat unik dan apabila dikembangkan ke seluruh pelosok kota di Indonesia pasti akan bisa mengangkat kehidupan social dan ekonomi masyarakat daerah Pati. 



DAFTAR PUSTAKA

Sinangnjaya Panji, “Sejarah Kota Pati”, http://panjitapen.wordpress.com, diakses pada 2   Oktober 2012.

Vai Rivaivan, “Keindahan dan Ciri Khas Kota Pati”,  http://sergeantfai.blogspot.com, diakses pada 2 Oktober 2012.

Winarno Bondan, “Nasi Gandul Khas Pati”, http://food.detik.com, diakses pada 2 Oktober 2012.
Yahya Yacob, “Asal-Usul Nama Nasi Gandul”, http://yacobyahya.wordpress.com, diakses pada 2 Oktober 2012.




0 komentar:

Poskan Komentar

 

Blogger news

Blogroll

About